Manual testing adalah sebuah proses pengujian secara langsung oleh manusia dengan cara memverifikasi , memitigasi resiko, serta menganalisa kemudahan penggunaan, untuk memastikan produk memenuhi ekspektasi user dan bisnis requirement sebelum sampai pada tahap production.
Tahap - tahap yang saya alami waktu melakukan manual testing adalah sebagai berikut :
1. Pahami requirement
a. Baca BRD dan FRD
b. Tanya hal abu-abu ke PM/BA
c. Tandai :
- Flow utama
- Flow beresiko
- Edge case
2. Gunakan pendekatan Risk base testing :
a. High (System, Integration, Security)
b. Medium (Functional)
c. Low (Cosmetic)
3. Buat Test Plan
a. Test strategy
b. QA Metric
4. Design Test Case, dengan pendekatan sebagai berikut :
a. Teknik menyusun scenario
1. EP
2. BVA
3. Decision Table
4. State Transition
5. Exploratory testing
6. End to End Testing (Flow utama), yang meliputi :
input > proses > output > storage
b. Teknik Variasi Test
1. Positive
2. Negative
3. BVA
4. Edge Case & Security Testing
5. Execution
a. yang perlu di cek :
1. UI/UX
2. Error Message
3. Compatibility
4. Data
- Data integrity
- Data Sensitif
- Data transformation
- Race Condition
b. Format Test Case
6. Bug Reporting
a. Bug life cycle
7. Test Summary Report
No comments:
Post a Comment